- David : Jadi menanam pohon kali ini merupakan pengalaman pertama saya. Saya tidak berpikir kalau menanam sebuah pohon memerlukan usaha yang besar. Di hari pertama kami menanam pohon, saya baru menyadari betapa sulit nya menanam pohon tersebut. Membuat lobang untuk menanam sebuah pohon juga sangat melelahkan bagi saya. Jadi dari sini saya belajar bahwa sebaiknya kita lebih menyayangi lingkungan yang sudah indah dari awalnya. Jangan kita merusak karena untuk menanam kemabali satu buah pohon itu sangat berat. Lebih menyayangi lingkungan lah hal yang saya pelajari dari kegiatan ini, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat walaupun hanya kegiatan kecil.
- Dionisius Ario : Kita sebagai warga bumi ini khususnya wilayah indonesia yang terkenal akan kekayaan alamnya harus turut berpartisipasi dalam merawat, melestarikan, dan menjaga lingkungan. dengan diadakannya kegiatan menanam pohon ini, kita sangat membantu pemerintah dalam menumbuhkan kembali lingkungan yang hijau dan indah. kita juga mendapatkan hal positif, yaitu meningkatnya kesadaran diri untuk menjaga dan merawat lingkungan.
- Edward Arlis Chouwanto : Setelah melakukan kegiatan ini, saya menjadi sadar bahwa sebetulnya memang benar, sangat penting bagi kita untuk merawat lingkungan, bukan malah merusaknya. Saya telah merasakan bahwa untuk menanam pohon, 1 buah saja, merupakan hal yang sangat memakan waktu, tenaga, dan membutuhkan effort yang tinggi. Namun, dapat kita lihat, pihak-pihak tidak bertanggung jawab, dengan mudahnya membakar hutan hanya untuk kepentingan sendiri, tanpa memperhatikan lagi resikonya. Maka dari itu, melalui kegiatan ini juga, saya menjadi lebih sadar bahwa kita sebagai generas muda juga mengemban tanggung jawab untuk menyadarkan masyarakat-masyarakat lainnya mengenai kesadaran untuk merawat lingkungan. Karena lingkungan yang rusak, sama dengan membunuh manusia pelan-pelan!
- George Andika : Banyak pengalaman yang saya dapatkan selama kegiatan ini. merawat, menjaga, menumbuhkan sikap peduli lingkungan. semoga dengan ada nya kegiatan seperti ini, lingkungan bahkan dunia kita menjadi lebih hijau, asri dan indah.
- Nathaniel Putera : Setelah mengikuti kegiatan menanam dan merawat pohon ini saya menjadi lebih mengetahui sulitnya menjadi petani dimana menanam dan merawat sudah menjadi pekerjaannya. Menanam dan merawat pohon ini bukan kegiatan yang mudah dan membutuhkan waktu yang lama agar pohon itu menjadi besar, jadi kita harus terus merawat dan menjaga lingkungan alam kita agar tidak rusak.
- Raymond Haris : Pengalaman yang saya dapatkan selama kegiatan ini sangat berharga. Terasa kerja keras yang dibutuhkan hanya untuk menanam beberapa pohon. Tetapi kita sebagai manusia dengan sangat mudah merusak alam. Melalui kegiatan ini kesadaran saya terhadap lingkungan dah kelestariannya mulai terbuka. Sebagai manusia kita harus dapat menjaga lingkunan, tidak hanya untuk diri kita tetapi juga untuk generasi-generasi mendatang.
Jumat, 12 Mei 2017
NAMA KELOMPOK:
Pertemuan ke empat
Halo semuanya!! Tidak berasa, ini adalah pertemuan terakhir kita pada kegiatan kami kali ini!!
Nah, pada pertemuan kami yang terakhir ini, kami kembali melakukan perawatan bagi tanaman kami. Mungkin perawatan yang kami lakukan ini tidak jauh berbeda dengan apa yang kami lakukan pada pertemuan sebelum-sebelumnya. Yang kami lakukan hari ini yaitu mencabut parasit, dan melakukan penyiraman lagi.
Pertemuan kami kali ini dapat terbilang cukup cepat dari sebelumnya yaitu sekitar 1 jam. Mungkin karena kami sudah mulai mahir melakukan hal ini!😂😂 Walaupun kegiatan di pertemuan terakhir kami ini lebih ringan dari pertemuan sebelumnya, namun cukup tetap melelahkan. Hal ini karena hari ini cukup panas. Matahari bersinar dengan sangat terang dan terik. Namun kami harus tetap semangat :)
Akhirnya, berakhirlah seluruh rangkaian kegiatan kami. Thanks guyss udah ikutin kita terus!! Good Bye!! GODBLESS!
https://youtu.be/3O8X52ozGdE
pertemuan 3
Pada pertemuan ketiga ini, kami mulai melihat banyak sekali parasit yang ada di sekitar tanaman yang kami tanam. Orang sekitar yang ada di sana juga berkata bahwa parasit tersebut dapat memberikan efek buruk pada tanaman kami. Hal ini karena parasit akan mengambil nutrisi-nutrisi yang seharusnya di dapatkan oleh tanaman kami. '
Maka dari itu, kami memulai kegiatan kami hari ini dengan mengambil cangkul dan mengambil parasit tersebut dan membuangnya. Mengambil parasit ini juga sebetulnya bukan kegiatan yang cukup mudah, karena parasit tersebut dapat terbilang cukup banyak dan merepotkan untuk digali. Namun, hal itu tidak mematahkan semangat kami untuk tetap melakukannya 😄😄.
Nah, setelah kami membuang parasit yang merepotkan itu, kami melanjutkan kegiatan dengan menyiram air pada tanaman kami, agar tanaman kami tidak kekeringan. Setelah itu, kami kembali memberikan pupuk. Oh iya! Selain membersihkan parasit, kami juga membersihkan rumput-rumput yang ada di sekitar tanaman kami, sedikit menambah estetika bagi tanaman yang kami tanam :).
Nah akhirnya, selesailah pertemuan kami kali ini. Masih ada 1 pertemuan lagi!! Terus ikutin kegiatan kita guys!!
https://youtu.be/ct1IVV-eHpY
Maka dari itu, kami memulai kegiatan kami hari ini dengan mengambil cangkul dan mengambil parasit tersebut dan membuangnya. Mengambil parasit ini juga sebetulnya bukan kegiatan yang cukup mudah, karena parasit tersebut dapat terbilang cukup banyak dan merepotkan untuk digali. Namun, hal itu tidak mematahkan semangat kami untuk tetap melakukannya 😄😄.
Nah, setelah kami membuang parasit yang merepotkan itu, kami melanjutkan kegiatan dengan menyiram air pada tanaman kami, agar tanaman kami tidak kekeringan. Setelah itu, kami kembali memberikan pupuk. Oh iya! Selain membersihkan parasit, kami juga membersihkan rumput-rumput yang ada di sekitar tanaman kami, sedikit menambah estetika bagi tanaman yang kami tanam :).
Nah akhirnya, selesailah pertemuan kami kali ini. Masih ada 1 pertemuan lagi!! Terus ikutin kegiatan kita guys!!
https://youtu.be/ct1IVV-eHpY
Senin, 01 Mei 2017
Pertemuan Kedua
Pada Selasa tanggal 11 April kami melanjutkan kegiatan kami dengan pertemuan kedua. Pada pertemuan kedua ini, agenda kami adalah melakukan perawatan dan menancapkan kayu agar tanaman yang kami tanam tidak rubuh terkena angin besar dan hujan besar. Selain itu, dengan menancapkan kayu, tanaman yang kami tanam akan tumbuh keatas.
Semuanya kami mulai dengan menyiram tanaman sedikit, penyiraman ini kami lakukan agar tanah tempat pohon yang kami tanam itu berdiri, dapat menjadi sedikit lembek. Hal tersebut agar kami dapat lebih mudah untuk menancapkan kayu dan mengikatkannya pada tanaman. Lalu kami menyiramnya kembali.
Kami sendiri sudah dapat menyadari bahwa kegiatan melakukan perawatan ini tak sesulit pertemuan pertama. Jadi kami sedikit lebih bersemangat dari pertemuan sebelumnya :) . Setelah kami menyiram tanaman tersebut, kami menancapkan kayu seperti yang telah dijelaskan diatas. Dan setelah itu, kami memberikan pupuk agar nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman yang kami tanam itu dapat terpenuhi.
Dan akhirnya, berakhirlah pertemuan kedua kami ini. Cukup menyenangkan walaupun tetap memerlukan effort untuk melakukannya. Sampai bertemu di pertemuan berikutnya guys!!!
https://youtu.be/j6Ri9lpohtg
Semuanya kami mulai dengan menyiram tanaman sedikit, penyiraman ini kami lakukan agar tanah tempat pohon yang kami tanam itu berdiri, dapat menjadi sedikit lembek. Hal tersebut agar kami dapat lebih mudah untuk menancapkan kayu dan mengikatkannya pada tanaman. Lalu kami menyiramnya kembali.
Kami sendiri sudah dapat menyadari bahwa kegiatan melakukan perawatan ini tak sesulit pertemuan pertama. Jadi kami sedikit lebih bersemangat dari pertemuan sebelumnya :) . Setelah kami menyiram tanaman tersebut, kami menancapkan kayu seperti yang telah dijelaskan diatas. Dan setelah itu, kami memberikan pupuk agar nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman yang kami tanam itu dapat terpenuhi.
Dan akhirnya, berakhirlah pertemuan kedua kami ini. Cukup menyenangkan walaupun tetap memerlukan effort untuk melakukannya. Sampai bertemu di pertemuan berikutnya guys!!!
https://youtu.be/j6Ri9lpohtg
Selasa, 11 April 2017
Pertemuan Pertama
Kami memulai pertemuan pertama kami ini dengan menanam pohon. Kami melakukan kegiatan ini dengan pengarahan dan bimbingan dari orang sekitar. Hal tersebut agar kami tidak salah langkah dalam melakukan kegiatan ini, agar dapat mencapai hasil yang baik. Kami memulai penanaman ini yaitu dengan kami semua yang mencangkul 12 lubang untuk pohon kami. Pada awalnya, kami mengira bahwa mencangkul adalah hal yang mudah dan ringan. Namun perkiraan kami ternyata benar-benar salah besar!
Mencangkul 12 lubang ini ternyata tidak mudah dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini disibabkan karena kami yang tidak kuat langsung mencangkul semua lubang, jadi kami sering memanfaatkan waktu yang ada dengan istirahat. Setelah hampir 2 jam, kami baru selesai mencangkul semuanya. Sungguh sangat senang perasaan kami setelah ke 12 lubang tersebut telah selesai digali, karena kami menganggap, setelah 12 lubang ini selesai, semuanya akan menjadi lebih mudah.
Langkah selanjutnya adalah kami membuka karung yang besar dan berat! Karung tersebut berisi berisi pupuk untuk menyuburkan tanaman yang akan kami tanam nantinya. Setelah itu,, kami langsung menaburkan pupuk tersebut ke semua lubang yang sudah kami gali agar tanaman kami dapat tumbuh dengan subur dan segar.
Lalu, kami menanam semua pohonnya di lubang tersebut. Setelah tanamannya ditanam, kami mulai melakukan perawatan ringan yaitu dengan langsung menyiram tanaman tersebut dengan air.
Dan akhirnya, setelah semua hal tersebut selesai, berakhirlah hari yang berat bagi kami. Kami berharap pohon yang kami tanam ini dapat tumbuh dengan subur, dan kerja keras yang kami lakukan ini tidak menjadi sesuatu yang sia-sia.
SAMPAI KETEMU DI PERTEMUAN BERIKUTNYA YA!!
https://youtu.be/Zsskk7i0oQM
Mencangkul 12 lubang ini ternyata tidak mudah dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini disibabkan karena kami yang tidak kuat langsung mencangkul semua lubang, jadi kami sering memanfaatkan waktu yang ada dengan istirahat. Setelah hampir 2 jam, kami baru selesai mencangkul semuanya. Sungguh sangat senang perasaan kami setelah ke 12 lubang tersebut telah selesai digali, karena kami menganggap, setelah 12 lubang ini selesai, semuanya akan menjadi lebih mudah.
Langkah selanjutnya adalah kami membuka karung yang besar dan berat! Karung tersebut berisi berisi pupuk untuk menyuburkan tanaman yang akan kami tanam nantinya. Setelah itu,, kami langsung menaburkan pupuk tersebut ke semua lubang yang sudah kami gali agar tanaman kami dapat tumbuh dengan subur dan segar.
Lalu, kami menanam semua pohonnya di lubang tersebut. Setelah tanamannya ditanam, kami mulai melakukan perawatan ringan yaitu dengan langsung menyiram tanaman tersebut dengan air.
Dan akhirnya, setelah semua hal tersebut selesai, berakhirlah hari yang berat bagi kami. Kami berharap pohon yang kami tanam ini dapat tumbuh dengan subur, dan kerja keras yang kami lakukan ini tidak menjadi sesuatu yang sia-sia.
SAMPAI KETEMU DI PERTEMUAN BERIKUTNYA YA!!
https://youtu.be/Zsskk7i0oQM
Minggu, 02 April 2017
Survei, Permohonan Izin, dan Perkenalan
Kami adalah salah satu kelompok cb project dari Bina Nusantara University yang beranggotakan saya, Nathaniel, kemudian David, Dionisius Ario, Raymond Harris, Edward Arlis Chouwanto, dan George Andika. Kami memilih melakukan penghijauan sebagai bentuk peduli lingkungan. Pada awalnya kami sempat memilih daur ulang, namun menjelang beberapa hari sebelum deadline kami berubah pikiran dan memilih untuk menanam pohon.
https://youtu.be/X774HCBVDok
Kami melakukan penanaman pohon ini di kawasan Sewan, Tangerang. Disana kami meminta izin kepada seseorang yang bekerja sama dengan ketua RT disana dalam mengelola sebuah kawasan empang dan kebun. Pada hari Selasa tanggal 1 April lalu kami melakukan survei pertama untuk meminta izin disana.
Rencana kami, jika sudah mendapatkan izin adalah menanam 12 pohon pucuk merah karena setiap mahasiswa diwajibkan oleh dosen menanam 2 pohon. Alasan kami menanam pucuk merah adalah karena selain untuk penghijauan, pucuk merah juga dapat memperindah lingkungan dengan daunnya yang berwarna merah. Perawatan yang dibutuhkan oleh tanaman pucuk merah juga dapat terbilang simpel dan mudah. Hal ini dapat terbukti dari banyaknya tanaman pucuk merah yang juga ditanam oleh pemerintah di jalan-jalan perkotaan.
Kami sendiri berharap, bahwa pada kegiatan kami ini dapat bermakna bukan hanya bagi lingkungan sekitar, namun juga dapat menginspirasi masyarakat luas untuk menyadari bahwa saat ini, penghijauan sudah menjadi hal yang perlu diberikan konsentrasi lebih, mengingat tingkat pencemaran udara yang semakin hari, semakin tinggi.
Rencana kami, jika sudah mendapatkan izin adalah menanam 12 pohon pucuk merah karena setiap mahasiswa diwajibkan oleh dosen menanam 2 pohon. Alasan kami menanam pucuk merah adalah karena selain untuk penghijauan, pucuk merah juga dapat memperindah lingkungan dengan daunnya yang berwarna merah. Perawatan yang dibutuhkan oleh tanaman pucuk merah juga dapat terbilang simpel dan mudah. Hal ini dapat terbukti dari banyaknya tanaman pucuk merah yang juga ditanam oleh pemerintah di jalan-jalan perkotaan.
Kami sendiri berharap, bahwa pada kegiatan kami ini dapat bermakna bukan hanya bagi lingkungan sekitar, namun juga dapat menginspirasi masyarakat luas untuk menyadari bahwa saat ini, penghijauan sudah menjadi hal yang perlu diberikan konsentrasi lebih, mengingat tingkat pencemaran udara yang semakin hari, semakin tinggi.
https://youtu.be/X774HCBVDok
Langganan:
Komentar (Atom)
Laporan Akhir Kegiatan
CBDC – TFI Character Building Pancasila MELAKUKAN KEGIATAN – KEGIATAN KEMANUSIAAN Tanam Pohon, Selamatkan Lingkungan ...
-
CBDC – TFI Character Building Pancasila MELAKUKAN KEGIATAN – KEGIATAN KEMANUSIAAN Tanam Pohon, Selamatkan Lingkungan ...
-
Pada pertemuan ketiga ini, kami mulai melihat banyak sekali parasit yang ada di sekitar tanaman yang kami tanam. Orang sekitar yang ada di s...
-
Halo semuanya!! Tidak berasa, ini adalah pertemuan terakhir kita pada kegiatan kami kali ini!! Nah, pada pertemuan kami yang terakhir ini...


















